Empat Tahap Trafik ke Website Menjadi Penjualan

Empat Tahap Trafik ke Website Menjadi Penjualan

Sebelumnya, sempat dibahas bahwa trafik atau kunjungan ke website akan terkonversi menjadi prospek, lalu terkonversi lagi menjadi penjualan (sales). Untuk mendapatkan lebih banyak penjualan, maka website Anda musti dioptimasi dengan baik. Karena itu, jasa digital marketing agency terbaik bisa menjadi pilihan jitu untuk mengembangkan perusahaan Anda.

Setidaknya, ada empat tahapan dari trafik atau pengunjung, menjadi sales atau penjualan. Apa saja empat tahapan tersebut?

Keempat tahapan ini akan benar-benar terkonversi dengan baik, apabila Anda didukung oleh tim digital marketing agency terbaik. Karena itu, untuk hasil yang optimal, jangan sembarang mencari digital marketing agency terbaik. Karena agensi terbaik akan menjadikan empat tahapan ini berjalan dengan sempurna.

Berikut keempat tahapan tersebut, beserta penjelasannya.

Pertama, tahapan yang disebut awareness. Awareness berarti menyadarkan, atau meyakinkan. Dalam tahapan ini, baik tampilan website, isi konten, review, dan sebagainya akan sangat berpengaruh untuk meyakinkan pengunjung yang datang agar tetap berada di situs Anda dan melihat produk-produk Anda. Kata kunci dalam tahapan pertama ini adalah agar pengunjung menyadari eksistensi dari brand Anda.

Kedua, tahapan yang disebut akuisisi (aquistion). Secara simpel, kita bisa menyebut akuisisi ini adalah proses mengubah trafik menjadi prospek. Pengunjung yang sudah menyadari produk dan brand Anda selanjutnya terakuisisi menjadi prospek yang bisa meningkatkan penjualan. Dari sini, sudah terjadi proses perubahan dari trafik menjadi prospek.

Ketiga, tahapan yang disebut aktivasi. Secara simpelnya, kita bisa menyebut tahapan ini adalah proses mengubah prospek menjadi sales. Ini kuncinya, pengunjung yang menyadari produk Anda dengan segala kelebihannya, akan terpikir untuk membeli dan mencari produk-produk lain dari brand Anda, yang mereka butuhkan. Berikutnya, setelah bertemu dengan produk yang cocok dan harga yang cocok pula, maka akan berlanjut ke pembelian.

Bukankah digital marketing ditujukan untuk mendapatkan penjualan? Berarti, sampai ke tahapan ketiga, seharusnya sudah selesai bukan?

Ternyata tidak seperti itu. Apabila seorang pelanggan hanya datang satu kali dan melakukan pembelian satu kali seumur hidupnya, maka perusahaan Anda juga akan mandeg perkembangannya. Karena itu, untuk meningkatkan keuntungan, hal yang Anda butuhkan berikutnya adalah pelanggan, bukan sekedar pembeli.

Itulah tahapan terakhir, tahapan keempat yakni retention. Proses ini ialah perubahan dari pembeli menjadi pelanggan. Pelanggan, berarti seseorang yang akan membeli produk Anda berkali-kali. Ada tiga hal yang mendasari seseorang menjadi pelanggan tetap: kenyamanan, kesesuaian, dan cinta.

Nyaman, berarti produk Anda sesuai dengan kebutuhannya, serta sesuai dengan budgetnya. Bisa jadi harga tinggi, namun selaras dengan kualitas yang tinggi pula. Apakah orang-orang akan membeli jam tangan seharga Rp50 ribu tapi hanya tahan satu bulan? Atau membeli jam tangan yang 10 kali lipat lebih mahal, tapi tahan bertahun-tahun? Tentu, pilihan yang kedua bukan?

Karena itu, kualitas produk juga mesti menjadi hal yang harus dipertimbangkan sepenuhnya. Karena sehebat apapun digital marketing, bila produk Anda tidak berkualitas, maka akan kesulitan mendapatkan pelanggan. Orang-orang akan membeli sekali, lalu membeli review yang kurang baik, lalu perusahaan Anda akan bangkrut.

Jadi,  perusahaan menjaga kualitas produk, dan agensi menjaga reputasi dan memperbanyak kunjungan ke website Anda. Paduan tersebut tentunya akan sangat efektif meningkatkan omzet perusahaan Anda lewat digital marketing.

Itu tadi sekilas tentang empat tahapan dari seorang pengunjung biasa (cold traffic) menjadi seorang pelanggan. Semoga bisa membantu Anda.

One Reply to “Empat Tahap Trafik ke Website Menjadi Penjualan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *