Istilah 5V dalam Big Data Indonesia

Istilah 5V dalam Big Data Indonesia

Big data atau dalam bahasa Indonesia disebut juga sebagai maha data, ialah kumpulan proses yang berisi volume data (dalam jumlah yang sangat besar). Data-data tersebut bisa saja terstruktur, dan juga tidak terstruktur. Umumnya, big data digunakan sebagai pengembangan dari sistem database. Hanya saja, big data berbeda dengan Database Management System, karena kecepatan, jumlah dan jenis datanya jauh lebih banyak dan variatif.

Big data menjadi basis data yang pada praktiknya ditujukan untuk mengelola, menyimpan, dan me-manage semua informasi (dalam bentuk data) dalam bentuk yang lebih terstruktur. Mungkin Anda sudah mengenal database yang sifatnya lebih open source seperti MySQL, PostGrFe, dan sebagainya. Big data ini dibutuhkan untuk proyek yang skalanya lebih besar dan tentunya proses penanganan data juga lebih membutuhkan banyak resource.

Dalam istilah big data Indonesia, ditemukan istilah lain yang disebut 5V. Istilah ini merujuk dari lima bagian atau proses dari big data. Apa saja 5V ini? Berikut ulasannya.

1. Volume

V yang pertama adalah volume. Volume yang dimaksud adalah ukuran data yang sangat-sangat besar di dalam big data. Proses data dalam ukuran yang sangat besar ini yang disebut volume.

2. Velocity

Berikutnya ada velocity alias kecepatan transfer dari data tersebut. Dengan kecepatan proses terbaik, maka akan menjadikan kinerja pemrosesan big data bisa berjalan efektif dan stabil. Karena itu, big data mesti memiliki kecepatan yang memungkinkan untuk diterima secara real-time.

3. Variety

Berikutnya ada variety yang berarti variasi data. Variasi data yang dimiliki dalam big data tentunya jauh lebih banyak (dan variatif) bila dibandingkan dengan sistem database SQL dan sebagainya.

4. Value

Value atau nilai diartikan sebagai aliran data yang tidak teratur maupun yang konsisten dalam apapun kondisi dan waktu. Biasanya, hal ini akan terjadi ketika munculnya lonjakan data yang besar, sehingga untuk prosesnya dibutuhkan perangkat dan resource yang lebih besar pula.

5. Veracity

Veracity berarti pembenaran. Maksudnya, pembenaran suatu data yang selaras dengan kualitas data tersebut. Data bisa jadi datang dari banyak sumber, sehingga dibutuhkan veracity untuk saling menghubungkan (mengkorelasikan) hubungan antar data tersebut. Tanpa ada hubungan yang dimaksud, maka kontrol terhadap data tersebut akan menjadi lepas kendali.

Lantas, apa fungsinya big data Indonesia dengan 5V tersebut? Tentunya, big data memiliki banyak fungsi untuk memudahkan proses pekerjaan. Apalagi, bila proses tersebut membutuhkan data yang sangat besar, dan saling berhubungan. Secara rinci, berikut beberapa fungsi dari big data tersebut.

Paling utamanya ialah untuk menganalisis sebuah masalah secara real time. Dengan demikian, lewat big data, pengguna dapat menganalisa dan menentukan apa masalah di dalam sistem. Sehingga, masalah yang sama bisa diminimalisir di kemudian hari.

Kedua, keputusan yang diambil untuk suatu masalah atau hal lainnya bisa lebih tepat sasaran. Karena, sebuah big data akan menyimpan semua informasi yang dibutuhkan. Jadi, misalnya ingin mengembangkan sebuah produk, maka proses pengembangan tersebut akan didasarkan pada hasil analisis terhadap big data. Jadinya, keputusan yang diambil bisa lebih tepat dan sesuai kebutuhan.

Ketiga, lebih hemat biaya dan waktu dalam meningkatkan atau mengembangkan sebuah aplikasi. Waktu yang digunakan menjadi jauh lebih cepat untuk meningkatkan performa produk aplikasi, sehingga lebih hemat biaya yang harus dikeluarkan perusahaan.

Keempat, setiap ada hal yang menyimpang (anomali), maka bisa dideteksi dengan cepat. Hasilnya, tindakan yang diambil juga bisa jauh lebih cepat dan tepat.

Itu tadi definisi 5V yang sering ditemukan dalam big data Indonesia, serta fungsinya yang sangat besar untuk perusahaan. Semoga bermanfaat dan membantu Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *